Tentang Nasib Eero Markkanen, Manajer PSM Menolak Main Poker

Juru tak-tik PSM Makassar, Darije Kalezic, tidak bersedia buka suara tentang nasib Eero Markkanen didalam skuadnya. Ia sendiri terus merahasiakan tentang masa depan mantan bomber Real Madrid itu.

Terdapat laporan pertandingan Persija Jakarta melawan PSM Makassar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Rabu (28/8) menjadi peluang paling akhir Markkanen. Ia dilaporkan bakal ditendang jika berlaga tidak mengesankan di SUGBK.

Kendati begitu, sepertinya Kalezic enggan memberi komentar tentang masa depan bintang dari Finlandia ini. “Ini mirip main poker. Kita seluruh berlaga sepakbola bukanlah bintang poker, ” kata Kalezic sambil tertawa pada media.

Kalezic sendiri mengakui bakal menurunkan Markkanen pada pertandingan PSM melawan Persija. Terlebih, mereka sekarang krisis sektor serang usai Guy Junior mesti tidak ikut serta karena cedera.

“Saya beritahu kalian, Markkanen bakal berlaga di partai vs Persija. Sebab memang kami di dalam krisis bintang. 4 bintang kami belum lama hengkang, ditambah kami kehilangan Bayu Gatra dan Guy Junior, ” kata ia.

Di samping Guy Junior, PSM juga ditinggal Ferdinand Sinaga menuju Tim nasional Indonesia. Praktis, mereka tinggal menyisakan Markkanen jadi striker.

“Total tersedia 6 bintang yang tidak tersedia ditambah Ferdinand Sinaga. Jadi jujur, ini terlampau kehilangan raksasa bagi kami, ” tutup mantan juru tak-tik Zulte Waregem itu.

PSM sendiri tengah memburu jati dirinya ketika tampil dalam pertandingan tandang. Mereka tak kunjung pernah memenangkan pertandingan, dan hanya satu kali imbang, 4 lain menelan kekalahan di dalam 5 pertandingan tandang.